Hadiah Untuk Guru Ngaji di TPQ Al Jihad Bima

Bermula dari bubarnya TPQ Ar Rugyah, anak-anak di kampung Sumbawa kehilangan tempat untuk mengaji. Mereka harus ngaji berpindah-pindah tempat.

Melihat kondisi ini, rasa tak tega pun muncul dibenak hati Ustadz Syaifullah. Beliau kemudian mendirikan TPQ Al jihad untuk menampung anak-anak yang kehilangan tempat belajarnya. Tepatnya di kampung Tanjung, Kel. Tanjung, Kec. Rasana’e Barat, Kota Bima, NTB.

“Meski saya tidak mengerti kurikulum nasional itu seperti apa, tapi saya tau mereka membutuhkan guru untuk mengajar ngaji Iqro, Al Qur’an dan ilmu fiqih dasar, “. Ungkap ustadz Syaifullah.

Sudah 3 tahun TPQ ini berjalan, banyak santrinya yang telah lulus apabila telah khatam Al Qur’an. Untuk hafalan, surat-surat pendek di juz 30 juga diajarkan.

Saat ini ada 26 santri dimana usia santri yang paling besar sekitar usia anak SMP. Dominannya usia anak sekolah TK dan SD.

Apa yang dilakukan oleh Ustadz Syaifullah tentu sangat membanggakan. Betapa tidak, dengan berfikir sederhana, lalu melakukannya, Beliau sudah ikut menjaga risalah Islam di perkampungan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.