logo kabua dana rasa white

Jumat Berkah Menyiapkan Air Bersih Menyambut Ramadhan untuk Aceh Bangkit

Aceh Tamiang – Dalam semangat Jumat Berkah, 20 Februari 2026, relawan kemanusiaan kembali menyalurkan bantuan air bersih sebagai bentuk ikhtiar menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Telaga Meuku 2 untuk dua dusun di Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang.

Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat terdampak bencana yang hingga kini masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar, khususnya air bersih. Doa dan harapan terus dilangitkan, mengetuk pintu langit: “Ya Rabb, panjangkan nafas perjuangan ini, kuatkan langkah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi umat, agar Aceh segera pulih dan bangkit.”

Hingga saat ini, masih terdapat beberapa titik yang belum teraliri air pasca bencana. Fasilitas air bersih seperti sumur, MCK, serta penampungan air menjadi kebutuhan mendesak bagi warga penyintas.

  1. Wilayah Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang

Di Dusun Damai, Desa Batang Ara, Kecamatan Bandar Pusaka, sebanyak 90 Kepala Keluarga terdampak krisis air bersih. Sumur gali yang ada saat ini hanya memiliki kedalaman sekitar dua meter dan sudah mengering. Warga sangat membutuhkan pendalaman sumur hingga 10 meter menggunakan buis beton agar sumber air kembali tersedia. Selain itu, belum tersedia tempat penampungan air untuk mengisi pasokan air bersih. Mimbar masjid setempat juga hancur dan hanyut terbawa arus saat bencana.

Kondisi serupa juga terjadi di Pantai Cempa, Babo, Bandar Pusaka dan Desa Babo, Kecamatan Bandar Pusaka. Banyak rumah hancur dan hingga kini aliran PDAM masih belum kembali normal, sehingga warga kesulitan mendapatkan air bersih.

2. Wilayah Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang

Di Dusun Buntul Jambu, Balingkarang, Kecamatan Sekerak, akses menuju lokasi masih terisolir. Warga hanya dapat melintas menggunakan sampan atau tali seling troli karena jembatan sepanjang 220 meter hanyut diterjang banjir. Sekitar 50 Kepala Keluarga kehilangan rumah dan kini tinggal di tenda-tenda hunian sementara. Satu-satunya bangunan yang selamat adalah Masjid Babul Ihsan, namun fasilitasnya sangat terbatas karena banyak perlengkapan seperti kipas angin hanyut terbawa arus.

3. Wilayah Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang

Bantuan dan perhatian juga sangat dibutuhkan di Meunasah Tanjung Mancang, Kecamatan Kejuruan Muda, serta di Pesantren Al Hidayah Dusun Kananga, Desa Sidodadi, Kecamatan Kejuruan Muda. Ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan utama untuk menunjang aktivitas ibadah dan pendidikan, terutama menjelang Ramadhan.

Kegiatan Jumat Berkah ini menjadi penguat solidaritas dan kepedulian antar sesama. Harapannya, melalui sinergi berbagai pihak, fasilitas air bersih, sumur, MCK, dan sarana ibadah dapat segera dipulihkan, sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadhan dengan lebih tenang dan khusyuk.

Aceh sedang berjuang. Bersama doa dan aksi nyata, kita yakin Aceh akan pulih dan bangkit kembali.

Bagikan berita ini:

Program Donasi Terbaru

Yayasan Kabua Dana Rasa

Berbagi Tanpa Batas, Tumbuhkan Harapan Sampai ke Pelosok Negeri.

Berdiri sejak 2020, Yayasan Kabua Dana Rasa menjadi yayasan sosial profesional dan kredibel yang bergerak di bidang sosial masyarakat di pelosok yang meliputi sektor kesehatan, ekonomi, pendidikan dan kelestarian alam. Nama Kabua Dana Rasa diambil dari bahasa daerah Bima, NTB yang berarti Membangun Tanah Air atau Membangun Negeri.  

© 2025 Yayasan Kabua Dana Rasa. All Rights Reserved